Pendapatan MIDI Tembus Rp11,24 Triliun di Semester I 2026, Laba Melonjak 24%
Laporan Keuangan • IDX:MIDI

Pendapatan MIDI Tembus Rp11,24 Triliun di Semester I 2026, Laba Melonjak 24%

Dipublikasikan oleh Pareto Saham | 27 Juli 2026
Poin-Poin Utama Analisis:
  • Pendapatan Neto: Tembus Rp11,24 triliun (naik 8,39% YoY dari Rp10,37 triliun).
  • Laba Bersih: Melonjak 24,44% YoY menjadi Rp485,97 miliar.
  • Laba per Saham (EPS): Meningkat dari Rp11,68 menjadi Rp14,53 per lembar saham.
  • Ekspansi Aset: Total aset naik menjadi Rp9,27 triliun didorong kelanjutan ekspansi bisnis.

Pertumbuhan Kinerja Operasional & Pendapatan

PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang semester I 2026. Perseroan berhasil membukukan pendapatan neto sebesar Rp11,24 triliun, tumbuh dibandingkan Rp10,37 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dirilis pada Senin (27/7), pertumbuhan pendapatan tersebut turut mendorong kenaikan laba bruto menjadi Rp2,90 triliun dari sebelumnya Rp2,63 triliun. Dari sisi operasional, laba usaha MIDI tercatat menguat menjadi Rp623,36 miliar dibandingkan Rp509,18 miliar pada semester I 2025.

Indikator Keuangan S1 2025 S1 2026 Pertumbuhan (YoY) Perubahan ($\Delta$) Evaluasi
Pendapatan Neto Rp10,37 T Rp11,24 T +8,39% +Rp870 M Tumbuh
Laba Bruto Rp2,63 T Rp2,90 T +10,27% +Rp270 M Ekspansif
Laba Usaha Rp509,18 M Rp623,36 M +22,42% +Rp114,18 M Sangat Baik
Laba Sebelum Pajak Rp442,78 M Rp606,33 M +36,94% +Rp163,55 M Sangat Baik
Laba Bersih Rp390,51 M Rp485,97 M +24,44% +Rp95,46 M Melonjak
EPS (Laba / Saham) Rp11,68 Rp14,53 +24,40% +Rp2,85 Meningkat
Total Aset Rp9,12 T* Rp9,27 T +1,64% +Rp150 M Ekspansi
Total Liabilitas Rp4,58 T* Rp4,64 T +1,31% +Rp60 M Terjaga

*Data aset dan liabilitas perbandingan menggunakan posisi 31 Desember 2025 (Audited).

Lonjakan Laba Bersih dan Ekspansi Neraca

Kinerja impresif pada lini operasional bermuara pada lonjakan laba bersih periode berjalan MIDI yang tumbuh sekitar 24,4% YoY menjadi Rp485,97 miliar, dibandingkan Rp390,51 miliar pada semester I 2025. Sejalan dengan kenaikan tersebut, laba per saham dasar (EPS) juga terkerek menjadi Rp14,53 per saham.

Dari posisi neraca, total aset MIDI tercatat meningkat menjadi Rp9,27 triliun per 30 Juni 2026 dari posisi Rp9,12 triliun pada 31 Desember 2025. Sementara itu, total liabilitas tercatat sebesar Rp4,64 triliun, sedikit meningkat dibandingkan akhir tahun 2025 yang sebesar Rp4,58 triliun. Peningkatan aset ini mencerminkan langkah ekspansi bisnis jaringan ritel perseroan yang konsisten berjalan di tengah pertumbuhan kinerja keuangan.

💡 Key Takeaway: MIDI berhasil menjaga pertumbuhan pendapatan di atas 8% sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, sehingga menghasilkan efek leverage yang mendorong lonjakan laba bersih hingga 24,4%.
Sumber Data & Disclaimer:

Informasi bersumber dari Keterbukaan Informasi Laporan Keuangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis pada 27 Juli 2026. Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi oleh Pareto Saham. Bukan merupakan rekomendasi langsung untuk membeli atau menjual saham tertentu.