IATA · Karya Pacific Energy Tbk Kode saham IATA Bursa IDX / BEI Sektor Energi & Pertambangan

Saham IATA: Harga, Grafik, Berita & Analisa Hari Ini

Semua yang perlu kamu tahu soal saham IATA (PT Karya Pacific Energy Tbk) di satu halaman — mulai dari harga & grafik saham IATA hari ini, saham IATA bergerak di bidang apa, IATA milik siapa, apakah saham IATA bagus, sampai prospek dan analisa terbaru dari redaksi Pareto Saham.

Kode Saham
IATA
Sektor IDX
Energi & Pertambangan
Bursa
IDX / BEI
Status
Eks Penerbangan → Holding Batu Bara

Saham IATA Bergerak di Bidang Apa?

Menariknya, ticker IATA awalnya berasal dari nama PT Indonesia Air Transport, perusahaan penerbangan charter & jasa angkutan udara yang berdiri sejak 1968. Tapi sejak rights issue 2022, bisnis intinya dialihkan total ke sektor energi — perseroan berganti nama jadi PT MNC Energy Investments Tbk dan fokus ke investasi tambang batu bara. Terbaru, pada Juni 2026 perseroan resmi berganti nama lagi jadi PT Karya Pacific Energy Tbk, dengan bisnis inti produksi batu bara lewat anak usaha pemegang izin tambang (IUP-OP) seperti PT Putra Muba Coal, PT Indonesia Batu Prima Energi, dan PT Arthaco Prima Energy — didukung infrastruktur sendiri seperti pelabuhan muat batu bara (jetty), jembatan timbang, dan jalan angkut. Jadi kalau kamu masih mengira IATA itu saham maskapai, itu sudah tidak berlaku lagi sejak 2022.

Saham IATA Milik Siapa?

Pengendali saham IATA saat ini adalah PT Karya Pacific Investama (KPI), yang mengambil alih kendali dari PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) lewat mekanisme tender offer sukarela yang rampung pertengahan 2026 dan disahkan dalam RUPST 22 Juni 2026. Sebelum peralihan ini, IATA merupakan bagian dari Grup MNC milik Hary Tanoesoedibjo. Komposisi kepemilikan bisa berubah dari waktu ke waktu; untuk data persentase paling baru, cek laporan kepemilikan efek resmi di KSEI atau keterbukaan informasi IDX.

Harga & Grafik Saham IATA Hari Ini

Sumber: TradingView · harga & grafik ter-update otomatis (mengacu ke bursa, bisa delay beberapa menit)

Prospek & Analisa Saham IATA

Sebagai holding tambang batu bara, prospek saham IATA banyak dipengaruhi harga batu bara global, kuota produksi tahunan yang disetujui Kementerian ESDM lewat RKAB, serta seberapa cepat sinergi dengan ekosistem Karya Pacific Group (logistik & infrastruktur tambang) terealisasi pasca pergantian pengendali di 2026. Karena baru saja berganti pengendali dan model bisnis, histori kinerja lama (era penerbangan maupun era MNC) tidak selalu relevan untuk memproyeksikan arah ke depan. Redaksi Pareto Saham membahas dinamika ini secara berkala lewat artikel analisa di bawah — bukan sebagai rekomendasi beli/jual, tapi sebagai bahan pertimbangan sebelum kamu riset lebih lanjut.

Saham IATA Apakah Bagus?

Tidak ada jawaban tunggal "bagus" atau "tidak" untuk saham mana pun, termasuk IATA — semua tergantung profil risiko, jangka waktu investasi, dan riset masing-masing orang. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk IATA secara spesifik: (1) perusahaan baru saja pivot pengendali & strategi bisnis di 2026, sehingga rekam jejak barunya masih pendek; (2) bisnis batu bara sensitif terhadap harga komoditas global dan regulasi kuota produksi pemerintah; (3) selalu cek laporan keuangan terbaru & keterbukaan informasi resmi di IDX sebelum memutuskan. Halaman ini bersifat informatif, bukan rekomendasi investasi.

Berita & Analisa IATA Lainnya

Pertanyaan Seputar Saham IATA

Saham IATA bergerak di bidang apa?

Dulu bisnis penerbangan (PT Indonesia Air Transport). Sejak 2022 dialihkan total ke investasi tambang batu bara, dan sejak Juni 2026 resmi bernama PT Karya Pacific Energy Tbk dengan bisnis inti produksi & infrastruktur batu bara.

Saham IATA milik siapa?

Pengendali saham IATA saat ini adalah PT Karya Pacific Investama (KPI), yang mengambil alih dari PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) lewat tender offer sukarela yang rampung pertengahan 2026.

Di mana bisa lihat harga & grafik saham IATA hari ini?

Ada di bagian "Harga & Grafik Saham IATA Hari Ini" pada halaman ini, memakai data dari TradingView. Untuk analisa fundamental & teknikal lebih dalam, cek artikel-artikel di bagian berita di atas.

Bagaimana prospek saham IATA?

Prospek IATA banyak dipengaruhi harga batu bara global, kuota produksi RKAB dari ESDM, dan sinergi dengan Karya Pacific Group pasca pergantian pengendali 2026. Redaksi Pareto Saham membahas ini berkala di artikel analisa — bukan rekomendasi beli/jual.

Saham IATA apakah bagus untuk dibeli?

Tidak ada jawaban tunggal — tergantung profil risiko & riset masing-masing. IATA baru pivot pengendali & bisnis di 2026 sehingga rekam jejak barunya masih pendek; selalu cek laporan keuangan & keterbukaan informasi resmi IDX sebelum memutuskan. Ini bukan rekomendasi investasi.

Ada berita terbaru saham IATA hari ini?

Ada — cek bagian "Berita & Analisa IATA Lainnya" di atas, yang otomatis terupdate setiap redaksi menerbitkan artikel baru berlabel IATA.

Nggak mau ketinggalan kabar IATA?

Ringkasan berita saham IATA & pergerakan IHSG langsung ke email kamu tiap pagi.

Lihat Semua Berita Saham

Seluruh konten bersifat informatif & edukatif, bukan rekomendasi atau ajakan jual-beli efek. Data harga mengacu pada TradingView dan bersifat indikatif. Keputusan investasi sepenuhnya tanggung jawab pembaca.