Satu kantor kas kecil di Kemiling kini punya alamat baru dan status baru. Di balik seremoni peresmiannya, tersimpan alasan yang lebih menarik: BCA memilih membesarkan cabang ini karena mengikuti ke mana warga Bandar Lampung sebenarnya bertransaksi, bukan sekadar menambah jumlah gedung.
Di tengah kawasan Kemiling yang belakangan makin ramai oleh roda ekonomi warga, PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) meresmikan gedung baru untuk kantor cabang pembantunya di sana. Lokasinya kini menempati Gedung Chandra Kemiling, Jl. Teuku Cik Ditiro No. 56, Bandar Lampung — alamat yang dipilih bukan tanpa alasan, melainkan mengikuti ke mana denyut transaksi nasabah selama ini paling terasa.
Perubahan ini bukan sekadar renovasi tampilan. KCP Kemiling yang sebelumnya berstatus Kantor Cabang Pembantu Kas kini resmi naik kelas menjadi KCP dengan layanan penuh. Keputusan relokasi sekaligus peningkatan status ini lahir dari data lapangan: jumlah nasabah terus bertambah, dan aktivitas perekonomian di Kemiling dan sekitarnya kian menggeliat.
Dari Kantor Kas Jadi Cabang Penuh
Status "kantor kas" biasanya identik dengan layanan terbatas. Dengan naik kelas menjadi KCP penuh, warga Kemiling kini bisa mengakses ragam layanan perbankan yang lebih lengkap tanpa harus keluar wilayah. Perubahan ini sekaligus jadi penanda bahwa BCA menempatkan pertumbuhan cabang bukan berdasarkan target internal semata, melainkan mengikuti pola kebutuhan nasabah di lapangan.
Dua Kanal, Satu Ekosistem Layanan
Jaringan fisik memang jauh lebih ramping dibanding titik layanan mesin, namun keduanya dirancang saling melengkapi — bukan saling menggantikan. Filosofi itulah yang menurut manajemen BCA menjadi dasar keputusan menghadirkan KCP Kemiling dengan wajah baru.
Selama tiga tahun terakhir, perpaduan kanal digital dan jaringan cabang fisik berhasil mendorong volume transaksi nasabah BCA tumbuh hingga 60% — bukti bahwa kehadiran fisik masih punya peran, di tengah derasnya arus digitalisasi.
Modal Kepercayaan yang Terus Membesar
Langkah memperluas dan meningkatkan kualitas jaringan cabang ini tidak berdiri sendiri. Ia berjalan seiring dengan indikator kepercayaan nasabah secara nasional yang juga terus menguat. Hingga semester I 2026, total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun BCA tercatat Rp1.284 triliun, tumbuh 7,9% secara tahunan — angka yang ikut menjadi bantalan bagi ekspansi jaringan layanan seperti yang terjadi di Kemiling.
Bagi warga Bandar Lampung, kehadiran KCP Kemiling yang lebih representatif ini diharapkan bukan hanya soal kenyamanan bertransaksi, tapi juga turut menopang aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. BCA menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh berdampingan dengan nasabah dan masyarakat, dengan menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan tepercaya.

0Komentar