IHSG memerah sepanjang perdagangan Senin, tapi radar dana asing justru menyala terang di saham-saham komoditas — dengan BUMI tampil sebagai magnet arus modal asing terbesar hari ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (7/9/2026) dengan koreksi tipis 0,25% ke level 6.619,67. Namun di balik warna merah pada layar indeks, ada cerita berbeda yang terekam dari sisi kepemilikan asing: sejumlah saham justru diborong investor mancanegara di tengah tekanan jual yang mewarnai pasar secara umum.
BUMI Jadi Pengecualian di Tengah Arus Keluar Asing
Meski dana asing secara agregat lebih banyak keluar dari pasar, satu nama tampil berlawanan arah: saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan net foreign buy terbesar hari ini senilai Rp180,52 miliar. Derasnya minat asing terhadap BUMI ini pun sejalan dengan peran saham tersebut sebagai salah satu penopang utama pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin.
Di posisi kedua, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut diborong asing dengan net foreign buy Rp52,25 miliar. Fenomena ini menunjukkan bahwa sektor batu bara masih jadi favorit investor mancanegara, justru di saat sektor keuangan dan properti menyeret IHSG lebih dalam ke zona merah.
Daftar 10 Saham dengan Net Foreign Buy Terbesar
Benang Merah: Komoditas dan Energi Mendominasi
Dari sepuluh nama di atas, tujuh di antaranya — BUMI, PTBA, AADI, IATA, ENRG, UNTR, dan DEWA — berasal dari rumpun komoditas dan energi. Pola ini bukan kebetulan acak dalam satu hari perdagangan.
Dominasi saham berbasis komoditas dan energi dalam daftar net foreign buy hari ini mengindikasikan investor asing masih memandang prospek positif pada sektor tersebut, kendati pasar secara keseluruhan tengah bergejolak.
Yang Perlu Diperhatikan Investor
Data net foreign buy/sell harian seperti ini bisa jadi salah satu indikator sentimen jangka pendek, tetapi bukan sinyal tunggal untuk mengambil keputusan investasi. Pergerakan satu hari perdagangan tetap perlu dilihat dalam konteks tren yang lebih panjang, kondisi fundamental masing-masing emiten, serta arah harga komoditas global yang menjadi penggerak utama saham-saham di sektor pertambangan dan energi. Pemantauan berkelanjutan atas saham-saham sektor komoditas serta rekap harian pergerakan IHSG dapat membantu investor membaca pola ini secara lebih utuh.

0Komentar