Dividen interim Sido Muncul SIDO Rp10 per saham by Pareto Saham
Aksi Korporasi · Dividen

Sido Muncul (SIDO) membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp10 per saham atau total Rp300 miliar, dibayar 20 November 2026. Cum dividen 2 November 2026 di Pasar Reguler dan Negosiasi, dengan nilai hampir 90% dari laba bersih semester I 2026.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), produsen Tolak Angin, akan membagikan dividen interim tunai tahun buku 2026 sebesar Rp300 miliar atau Rp10 per saham. Pemegang saham yang berhak adalah yang tercatat di Daftar Pemegang Saham pada 4 November 2026 pukul 16.00 WIB (recording date), dengan pembayaran pada 20 November 2026. Keputusan ini diambil dalam Rapat Direksi yang disetujui Dewan Komisaris pada 21 Oktober 2026.

Kebijakan tersebut didasarkan pada performa keuangan perseroan per 30 Juni 2026. Hingga paruh pertama tahun ini, SIDO mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp333,65 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai Rp1,14 triliun, serta total ekuitas Rp2,99 triliun.

Rp300 MTotal Dividen Interim
Rp10Dividen per Saham
4 Nov 2026Recording Date
20 Nov 2026Tanggal Pembayaran
M = Miliar Rupiah. Sumber: Keterbukaan Informasi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, 23 Oktober 2026.

Jadwal Lengkap Dividen Interim SIDO

Linimasa Cum/Ex Dividen & Pembayaran
21 Okt 2026
Keputusan Rapat Direksi disetujui Dewan Komisaris untuk membagikan dividen interim
2 – 3 Nov 2026
Cum Dividen (2 Nov) & Ex Dividen (3 Nov) di Pasar Reguler dan Negosiasi
4 – 5 Nov 2026
Cum Dividen (4 Nov, sekaligus Recording Date pukul 16.00 WIB) & Ex Dividen (5 Nov) di Pasar Tunai
20 Nov 2026
Pembayaran dividen interim tunai Rp10 per saham kepada pemegang saham yang berhak
Pasar Reguler & Negosiasi
Cum Dividen2 November 2026
Ex Dividen3 November 2026
Pasar Tunai
Cum Dividen4 November 2026
Ex Dividen5 November 2026
Siapa yang berhak menerima dividen ini? Pemegang saham yang berhak adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada 4 November 2026 hingga pukul 16.00 WIB. Bagi investor di Pasar Reguler & Negosiasi, saham perlu sudah dimiliki paling lambat pada tanggal cum dividen 2 November 2026; begitu saham memasuki status "ex dividen", pembeli baru tidak lagi berhak atas pembagian ini. Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif KSEI, dividen didistribusikan melalui rekening perusahaan efek atau bank kustodian.

Ketentuan Pajak Dividen

WP Dalam Negeri
Dividen dikecualikan dari objek pajak bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri dan Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri.
Syarat: dividen diinvestasikan di wilayah NKRI.
Pemegang Saham Asing
Yang ingin memakai tarif P3B wajib menyerahkan Surat Keterangan Domisili (SKD/e-SKD).
Batas akhir4 Nov 2026, 16.00 WIB

Dasar Pembagian: Kondisi Keuangan per 30 Juni 2026

Dividen Rp300 M vs Kapasitas Keuangan SIDO
Laba bersih S1
Rp333,65 M
Dividen interim
Rp300 M
Laba ditahan
Rp1,14 T
Total ekuitas
Rp2,99 T
Laba bersih = yang diatribusikan kepada entitas induk. Saldo laba ditahan = yang tidak dibatasi penggunaannya. Rasio dividen terhadap laba bersih semester I ±89,9% (Rp300 M ÷ Rp333,65 M, perhitungan Paretosaham).

Konteks: Dividen Lebih Kecil dari Tahun Lalu

Dividen interim kali ini lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Pada November 2025, SIDO membagikan dividen interim Rp22 per saham atau Rp647,57 miliar; sisa dividen tahun buku 2025 sebesar Rp15 per saham atau Rp441,52 miliar dibayarkan pada Mei 2026, sehingga totalnya Rp37 per saham dengan rasio pembayaran 88,6% dari laba bersih 2025. Menurut data IDNFinancials, alokasi interim 2026 merupakan yang terendah sejak SIDO mulai membagikan dividen interim pada tahun buku 2020.

Dividen per Saham SIDO (Rp)
Interim 2025
Rp22
Final 2025
Rp15
Interim 2026
Rp10

Penyebabnya terlihat dari kinerja semester I 2026: laba bersih SIDO turun 44,43% secara tahunan menjadi Rp333,65 miliar, sementara penjualan turun 19,80%, menurut data IDNFinancials. Perseroan masih menjaga kebijakan pembayaran dividen yang tinggi, dengan nilai interim hampir 90% dari laba semester I, didukung saldo laba ditahan Rp1,14 triliun.

Relevansi bagi Investor

Pada perdagangan 23 Oktober 2026, saham SIDO berada di kisaran Rp346, sehingga indikasi dividend yield interim sekitar 2,9% (Rp10 ÷ Rp346). Bagi investor yang mengincar dividen dari saham SIDO, tanggal paling krusial adalah cum dividen 2 November 2026 untuk Pasar Reguler & Negosiasi atau 4 November 2026 untuk Pasar Tunai. Selain jadwal, investor juga perlu mencermati arah laba dan penjualan semester berikutnya, karena nilai dividen interim tahun ini sudah mengikuti penurunan kinerja dibandingkan periode sebelumnya.

Ditulis oleh
Zaenal Mustopa, S.E.
Analis Keuangan, Pareto Saham · Profil lengkap
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi pasar modal, bukan merupakan rekomendasi, ajakan, maupun nasihat untuk membeli atau menjual saham tertentu, termasuk SIDO. Data bersumber dari keterbukaan informasi perseroan dan pemberitaan; rasio dividen dan dividend yield merupakan perhitungan Paretosaham dan bergerak mengikuti harga saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca; pertimbangkan profil risiko dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berizin sebelum mengambil keputusan.