cara benar dan untung investasi saham bagi pemula

Bagi seorang pemula di dunia saham, apalagi bukan background anak ekonomi. Saham tentu menjadi hal yang baru, namun bukan berarti kamu tertinggal atau tidak bisa bergelut dalam dunia investasi saham.

Bagi seorang pemula, kehati-hatian, konsisten adalah kunci berhasil dalam investasi saham. Karena logika investasi saham dapat dipahami. Sisi lain kesabaran menjadi faktor penentu juga dalam investasi atau nabung saham.

 Kali ini Pareto Saham mau berbagi strategi bagi kamu yang merasa masih pemula dalam dunia investasi saham.

Bagaimana sih strategi yang benar bagi pemula agar berhasil dalam investasi saham?

Tips dan larangnya apa aja sih ?

Pastikan kamu membaca sampai selesa ya, agar paham dan tidak salah persepsi.


Langsung saja strategi pertama dalam berinvestasi saham bagi pemula adalah :


1. MENETAPKAN JUMLAH DAN SUMBER DANA INVESTASI

Jika kamu memiliki penghasilan pas-pasan saran kami, tahan dulu. Lunasi dulu hutangmu apalagi kalo berbunga, namun sisi lain kamu bisa nabung menyisihkan di celengan seminggu sekali atau sebulan sekali. 

Jumlah uang yang disisihkan jika kamu masih terlilit hutang atau masih minus untuk memenuhi "kebutuhan" hidup maka kamu bisa menabung dari 2rb-10rb dalam setiap hari / minggu atau bulan tergantung kemampuanmu.

Kemudian jika sudah terkumpul ya sebesar 200rb atau 500rb baru ditabungkan ke saham dengan fundamental perusahaan yang bagus. Artinya uang yang kamu masukan ke saham adalah uang dingin.

Tujuannya apa? biar kamu ga ngerasa terbebani, karena bullshit kalo kamu maksain nabung tapi ujung2nya ditarik lagi apalagi di saham? kalo pas merah sedang kebutuhan tidak bisa ditunda, jadinya cutt loss. 

Nah itu adalah sebuah kesalahan besar!

Tapi kalo kamu berpenghasilan cukup dan ada sisa dalam setiap bulannya, maka kamu cukup menyisihkan sebagian sisa uangmu untuk masuk ke saham. ya 20-50% dari sisa uangnya mungkin ideal.

Lalu sisanya lagi dikemanakan? 

Prioritaskan ke Dana Darurat dulu. Cara hitung dana darurat cukup mudah, kamu data saja berapa pengeluaranmu dalam 1 bulan. Lalu kalikan 10bulan,

Pada point ini intinya adalah sumber dana kamu yang dimasukan ke Investasi Saham harus berupa UANG DINGIN atau UANG YANG NGANGGUR.

Jika kamu pengusaha, kamu bisa menyisihkan laba usahamu sebagian kecil 5-10% asal konsisten. Maka itu jauh lebih baik.


2. PILIH MEDIA INVESTASI SAHAM TERPERCAYA (PERUSAHAAN SEKURITAS)

Tahap berikutnya setelah kamu sudah memiliki sumber dana yang aman buat investasi saham, langkah berikutnya adalah memilih perantara atau perusahaan sekuritas yang aman dan terpercaya.

Nah buat kamu yang bingung daftar perusahannya apa saja, mimin pernah nulis di blog daftar perusahaan sekuritas yang sudah terverifikasi oleh OJK berikut dengan Potongan Biaya Fee nya.

Klik Disini : Daftar Perusahaan Sekuritas Terverifikasi OJK dan Besaran Fee nya. 

Ikuti prosedur pendaftarannya, 

Note dari kami sih pilih BUMN karena lebih terpercaya, kalo-kalo suatu saat ada sesuatu lebih mudah urus pertanggungjawabannya.

Tapi keputusan terserah, yang penting ada dalam list verifikasi OJK.


3. MULAI SCREENING SAHAM TERBAIK

Screening saham adalah pencarian saham sesuai dengan kriteria tertentu. Kalo rekomendasi kami buat kamu yang masih pemula dalam dunia investasi saham pilihlah saham yang memenuhi kriteria sebagai berikut :

  • Market Capital lebih dari 10 Triliun

Logikanya apa? logikanya kenapa harus diatas 10 Triliun, dari angka tersebut mencerminkan kalo perusahaan tersebut adalah perusahaan besar dengan modal yang kokoh. Sebodoh-bodohnya kita salah dalam melakukan analisa kalo perusahaannya besar, minimal untuk tutup rugi 100% ada periode yang bertahap. Dan dalam periode itu kita bisa menjual atau keluar dari saham tersebut.

  •  Pilih Saham Blue Chip

Buat kamu yang belum tau apasih istilah Blue Chip? Saham Blue chip adalah sebuah istilah dalam pasar modal yang mengacu pada saham dari perusahaan besar yang memiliki pendapatan stabil dan liabilitas atau utang yang "sedikit".

Meski bukan jaminan berhasil, seenggaknya kalo kita memilih saham blue chip seenggaknya kamu tidak salah fatal memilih saham gorengan. Buat kamu yang mau tau ciri dan tips menghindari saham gorengan, Silahkan klik tulisan blog kami :

Cara mengetahui ciri-ciri saham gorengan dan tips menghindarinya.

Kalo masih bingung mengetahui saham apa saja yang masuk saham blue chip kamu cukup pilih saham yang masuk list IDX 30 atau LQ45

 

4. PAKAI STRATEGI DCA (DOLLAR COST AVERAGING)

Dollar Cost Averaging adalah metode terbaik dalam investasi saham bagi para pemula yang belum mampu melakukan analisa lebih mendalam. Baik Analisa Fundamental maupun Analisa Teknikal.

Bagaimana cara kerja atau cara menjalankan Strategi DCA?

Tak perlu pusing tak perlu bingung. Implementasi dari Strategi Dollar Cost Averaging adalah kamu cukup mengalokasikan dana yang sama pada periode yang sama saham yang sama secara konsisten.

Contoh penerapan Dollar Cost Averaging

Misal kamu gajian setiap tanggal 25 pada setiap bulannya. Kamu bercita-cita dan komit menyisihkan 10% dari gajimu untuk nabung saham. simpelnya misalnya 10% dari gajimu adalah 500.000, maka pada tanggal yang sama pada bulan berikutnya kamu dan dibelikan atau diinvestasikan pada saham yang sama.

Kalo misal tanggal 25 nya pas hari minggu atau sabtu gimana? ya geser sedikit lah asal ga terlampau jauh.

Pada strategi DCA itu mengabaikan kenaikan atau penurunan harga saham. Analisa teknikal dikesampingkan dulu. Yang perlu hanya memastikan saham yang kamu beli adalah saham yang memiliki fundamental yang bagus.

Kalo bingung analisanya, minimal memuat kriteria :

1. Masuk saham Blue Chip

2. Produk dan usahanya kamu tau bahkan kamu paham kalo produknya laris di masyarakat.

3. Kamu paham kalo perusahaan itu laba bahkan tumbuh labanya dalam setiap tahunnya.


Lakukan itu secara konsisten maka akan membentu pola rata-rata dan pasti untung. Hal yang perlu diingat strategi ini adalah strategi untuk JANGKA PANJANG.

Bukan hanya periode 1-2tahun tapi lebih lama.

Contohanya 3 Saham ini :

1. BBRI (Bank BRI)

Pada 5 tahun terakhir saja pergerakan harga Bank BRI (BBRI) naik terus. Ya meski ada turun itupun karena pandemi. Simak gambarnya dibawah :

Bank BRI Saham Pilihan untuk pemula
Bank BRI Pilihan Nabung Saham


2. BANK BCA (BBCA)

Pada saham Bank BCA juga sama dalam 5 tahun terakhir juga selalu naik :

Bank BCA Pilihan saham untuk pemula
Bank BCA Pilihan Nabung Saham



Jadi pertimbangkan dan sesuaikan lagi dengan keuangan kamu. Ingat pastikan uang yang kamu masukan adalah uang dingin. 


Demikian artikel tentang Strategi Jitu Investasi Saham Bagi Pemula.


Semoga mencerahkan dan mari siapkan masa depan mulai hari ini. Masa depan tak perlu dikhawatirkan, cukup dipersiapkan. Karena Masa Depan adalah apa yang kita kerjakan hari ini.



Oleh : Zaenal Mustopa S.E



www.paretosaham.com