5 CARA MUDAH MENGHINDARI JATUH KE DALAM JERAT POM-POM SAHAM

    


Pada dunia Investasi Saham kata "pom-pom" saham mungkin tidak asing terdengar. Bahkan terkadang aslinya kita sudah sedikit paham. Tapi masih bingung dalam mengidentifikasi karakter saham dikatakan "pom-pom" atau enggak.

Karena kebanyakan dari kita orang Indonesia terjun ke saham karena ikut-ikutan. Oleh karenanya ikuti terus website ini, yang akan membantu mengedukasi seluruh masyarakat Indonesia untuk tidka buta pasar modal.

Nah silahkan simak sampai selesai, 


Pengertian

Pom-pom saham adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan saham yang memiliki harga yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dibandingkan dengan nilai intrinsiknya. Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan saham yang dianggap tidak wajar atau tidak masuk akal oleh beberapa orang.

 

CIRI-CIRI

Ciri-ciri pom-pom saham adalah:

 

1. Harga saham yang tidak masuk akal

Pom-pom saham biasanya memiliki harga yang tidak sebanding dengan nilai intrinsik perusahaan. Misalnya, perusahaan dengan keuntungan yang rendah atau tidak stabil mungkin memiliki harga saham yang terlalu tinggi, atau sebaliknya, perusahaan dengan keuntungan yang stabil mungkin memiliki harga saham yang terlalu rendah.

 

2. Manipulasi harga

Pom-pom saham sering kali diikuti oleh manipulasi harga saham. Ini dapat terjadi melalui tindakan seperti "pumping and dumping", di mana sekelompok orang atau perusahaan secara sengaja menaikkan harga saham dengan mempromosikan saham tersebut kepada orang lain, kemudian menjual saham tersebut segera setelah harganya naik.

 

3. Spekulasi yang tidak beralasan

Pom-pom saham juga dapat terjadi karena spekulasi yang tidak beralasan, di mana harga saham naik hanya karena ada kepercayaan bahwa harga saham tersebut akan terus naik tanpa dasar yang kuat.

 

Untuk mengatasi pom-pom saham, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:

 

1. Belajar tentang saham 

Belajar tentang saham dan cara menganalisis nilai intrinsik perusahaan akan membantu Kamu memahami apakah harga saham suatu perusahaan masuk akal atau tidak.

 

2. Jangan terpengaruh oleh rumor atau informasi tidak terverifikasi 

Jangan terlalu mudah terpengaruh oleh rumor atau informasi yang tidak dapat dipercaya. Sebaiknya, verifikasi informasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham.

 

3. Hindari tindakan yang tidak etis

Hindari tindakan seperti pumping and dumping atau manipulasi harga saham lainnya yang tidak etis. Ini dapat merugikan investor lain dan merusak kepercayaan.

Jangan terlalu tergantung pada pendapat orang lain: Meskipun mendengar pendapat orang lain tentang saham yang akan Kamu beli atau jual dapat membantu, jangan terlalu tergantung pada pendapat orang lain. Sebagai investor, Kamu harus memiliki pemahaman yang kuat tentang apa yang Kamu beli dan alasan mengapa Kamu membelinya.

 

4. Gunakan fitur stop-loss

Fitur stop-loss dapat membantu Kamu menghindari kerugian besar dengan menjual saham Kamu pada harga tertentu jika harga saham turun terlalu jauh. Dengan menggunakan fitur ini, Kamu dapat membatasi potensi kerugian Kamu dan meminimalkan risiko terjatuh ke dalam jerat pom-pom saham.

 

Dengan memahami apa itu pom-pom saham dan cara menghindarinya, Kamu dapat lebih yakin dalam membuat keputusan investasi dan mengelola risiko Kamu. Selalu ingat untuk selalu melakukan analisis yang memadai dan verifikasi informasi sebelum membeli atau menjual saham, dan hindari tindakan yang tidak etis yang dapat merugikan investor lain. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Kamu dapat mengelola investasi Kamu dengan lebih aman dan menghindari terjebak dalam jerat pom-pom saham.


Oleh Zaenal Mustopa S.E