Direktur Futura Energi Global Anggara Suryawan kembali borong saham FUTR. Aksi beli 302.400 saham FUTR ini mempertegas komitmen manajemen terhadap prospek PT Futura Energi Global Tbk di tengah dinamika pasar.
Direktur FUTR Tambah Kepemilikan, Dana Nyaris Rp100 Juta Dikucurkan
Anggota Direksi PT Futura Energi Global Tbk (FUTR), Anggara Suryawan, kembali meningkatkan porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan yang ia pimpin.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi tertanggal 27 Februari 2026, Anggara melakukan transaksi pembelian saham pada 26 Februari 2026. Jumlah saham yang dibeli tidak kecil, yakni sebanyak 302.400 lembar saham biasa.
Harga pelaksanaan tercatat Rp330 per saham. Artinya, total dana yang digelontorkan dalam transaksi tersebut mencapai Rp99.792.000 atau nyaris Rp100 juta (302.400 saham x Rp330).
Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan diri manajemen terhadap prospek jangka panjang perseroan.
Kepemilikan Naik Jadi 0,018%
Sebelum transaksi dilakukan, Anggara tercatat memiliki 871.700 saham atau setara 0,013% dari total hak suara perusahaan.
Setelah pembelian di pasar reguler tersebut, jumlah kepemilikannya meningkat menjadi 1.174.100 saham. Secara persentase, hak suaranya naik menjadi 0,018%.
Kenaikan ini memang terlihat kecil secara persentase, namun secara nominal menunjukkan komitmen finansial langsung dari jajaran direksi terhadap emiten berkode FUTR tersebut.
Dalam laporan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anggara menegaskan status kepemilikan saham tersebut bersifat langsung.
“Status kepemilikan saham adalah langsung, dengan tujuan untuk investasi,” tulis Anggara dalam laporan keterbukaan informasi kepada OJK.
Tidak disebutkan adanya rencana divestasi dalam waktu dekat, sehingga pasar dapat mengartikan aksi ini sebagai langkah akumulasi jangka panjang.
Baca Juga : FUTR Siapkan PLTS 130 MW di Bali, Proyek Energi Bersih Kolaborasi PLN dan Mitra Tiongkok
Sinyal Optimisme dari Internal Manajemen
Aksi borong saham oleh direksi kerap menjadi perhatian pelaku pasar. Pasalnya, manajemen dinilai sebagai pihak yang paling memahami kondisi fundamental dan prospek bisnis perusahaan.
Ketika seorang direktur meningkatkan kepemilikannya, publik biasanya menilai hal tersebut sebagai sinyal optimisme terhadap kinerja perusahaan ke depan.
Meski demikian, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan kondisi fundamental, laporan keuangan, serta dinamika industri tempat perusahaan beroperasi.
Baca Juga : FUTR Diakuisisi Ardhantara, Sinergi Energi Hijau Sejalan Asta Cita Prabowo
Profil Singkat PT Futura Energi Global Tbk (FUTR)
PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor energi, dengan fokus pada pengembangan dan pengelolaan solusi energi terintegrasi.
Perseroan menjalankan kegiatan usaha di bidang perdagangan dan distribusi energi, termasuk produk-produk berbasis bahan bakar dan solusi energi pendukung industri.
Salah satu produk andalan perusahaan adalah penyediaan solusi energi untuk kebutuhan industri dan komersial, termasuk pengadaan serta distribusi bahan bakar dan produk energi turunannya.
Dengan model bisnis yang berorientasi pada efisiensi dan integrasi rantai pasok energi, FUTR membidik peluang pertumbuhan dari meningkatnya kebutuhan energi nasional.
Sebagai perusahaan terbuka, FUTR berkewajiban menyampaikan setiap perubahan kepemilikan saham oleh manajemen kepada publik melalui mekanisme keterbukaan informasi.
Baca Juga : FUTR Kuatkan Tata Kelola, Sutanto Masuk Jajaran Komisaris untuk Dorong Energi Bersih
Disclaimer
Berita ini disusun berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi ini bukan merupakan ajakan membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
Sumber: Laporan Keterbukaan Informasi PT Futura Energi Global Tbk tertanggal 27 Februari 2026.

0Komentar