Emiten LAPD Rights Issue

Berita Saham · Aksi Korporasi

PT Leyand International Tbk (LAPD) bersiap menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD II) atau rights issue kedua. Sebanyak 2 miliar saham baru Seri B akan diterbitkan, setara 50,42% dari jumlah saham yang beredar saat ini, dibarengi masuknya anak usaha baru lewat skema inbreng.

Logo Saham LAPD
PT Leyand International Tbk
LAPDAktivitas Perusahaan Holding & Konsultasi Manajemen

Manajemen LAPD, emiten yang bergerak di bidang Aktivitas Perusahaan Holding dan Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya, mengumumkan rencana penambahan modal lewat rights issue tahap kedua. Dalam prospektus ringkasnya yang terbit 11 September 2026, Perseroan akan menerbitkan 2 miliar saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp25 per saham.

2 MiliarSaham Baru Seri B
Rp25Nilai Nominal / Saham
50,42%Dari Saham Beredar Saat Ini
Rp44,3 MNilai Inbreng Saham BSS
M = Miliar Rupiah. Rasio final HMETD akan ditentukan kemudian oleh Perseroan; jangka waktu pelaksanaan maksimal 12 bulan sejak persetujuan RUPSLB.

Komposisi Saham: Sebelum vs Sesudah Rights Issue

Sebelum PMHMETD II, jumlah saham LAPD tercatat sebanyak 3.966.350.139 saham Seri A. Dengan tambahan 2 miliar saham Seri B, total saham Perseroan akan menjadi 5.966.350.139 saham setelah aksi korporasi ini rampung.

Sebelum Rights Issue
3.966.350.139
Saham Seri A
Sesudah Rights Issue
5.966.350.139
Total Saham Beredar
Perbandingan Jumlah Saham (Lembar)
Sebelum Rights Issue
3,97 Miliar
Sesudah Rights Issue
5,97 Miliar
Penambahan Saham Baru
+50,42%
Potensi Dilusi Kepemilikan Lama
~33,52%

Skema Inbreng: JSI Setor Saham BSS Senilai Rp44,3 Miliar

PT JSI Sinergi Mas (JSI), selaku pemegang saham pengendali LAPD, dipastikan akan melaksanakan seluruh haknya sesuai porsi kepemilikan sahamnya di Perseroan. Namun pelaksanaan hak tersebut tidak dilakukan secara tunai, melainkan lewat setoran modal dalam bentuk lain (inbreng) berupa saham PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS).

JSI akan menyetorkan 59.995 saham BSS, atau setara 99,99% dari modal ditempatkan dan disetor BSS. Dengan skema ini, LAPD akan berubah status menjadi pengendali baru BSS dengan nilai transaksi mencapai Rp44,3 miliar.

Aspek TransaksiKeterangan
Pihak penyetorPT JSI Sinergi Mas (JSI)Pengendali LAPD
Objek setoran59.995 saham BSS (99,99%)
Nilai transaksiRp44,3 Miliar
Dampak bagi LAPDJadi pengendali baru BSSPerubahan Struktur

Jadwal Penting Aksi Korporasi

Sejumlah tahapan dan tenggat waktu telah ditetapkan Perseroan dalam pelaksanaan PMHMETD II ini, mulai dari penentuan pemegang saham yang berhak hingga batas waktu efektifnya pernyataan pendaftaran.

  • 11 September 2026 Prospektus ringkas PMHMETD II resmi diterbitkan manajemen LAPD.
  • 25 September 2026, pukul 16.00 WIB Batas waktu pencatatan pemegang saham dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas HMETD sesuai porsi kepemilikan.
  • 20 Oktober 2026 (Selasa) RUPSLB digelar untuk meminta persetujuan pemegang saham atas rencana rights issue.
  • Maksimal 12 bulan setelah persetujuan RUPSLB Batas waktu pelaksanaan, terhitung sejak tanggal persetujuan RUPSLB hingga efektifnya pernyataan pendaftaran.

Untuk Apa Dana Rights Issue Ini?

Dana tunai yang diperoleh LAPD dari aksi korporasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya pelaksanaan PMHMETD II, rencananya akan digunakan sebagai modal kerja dan pengembangan usaha Perseroan. Secara rinci, dana tersebut akan mendukung kebutuhan operasional, pelaksanaan kontrak, pemeliharaan dan/atau penambahan alat, hingga kebutuhan usaha lainnya.

Rangkuman untuk Investor

Rights issue kedua LAPD ini membawa dua agenda sekaligus: penambahan modal senilai puluhan miliar rupiah lewat penerbitan 2 miliar saham baru, serta perubahan struktur kepemilikan lewat masuknya BSS ke bawah kendali LAPD melalui skema inbreng oleh JSI. Investor perlu mencermati potensi dilusi kepemilikan saham menyusul pertambahan jumlah saham beredar sebesar 50,42%, sekaligus memantau perkembangan lanjutan pasca RUPSLB pada 20 Oktober 2026 mendatang.

Ditulis oleh Zaenal Mustopa, S.E.
Analis Keuangan, Pareto Saham · Profil lengkap
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan keterbukaan informasi dan prospektus ringkas resmi Perseroan untuk tujuan informasi pasar modal, bukan merupakan rekomendasi atau ajakan untuk membeli maupun menjual saham LAPD. Rasio final HMETD dan detail teknis lain dapat berubah menyesuaikan keputusan RUPSLB. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca; pertimbangkan profil risiko dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berizin sebelum mengambil keputusan.