Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited resmi menandatangani perjanjian untuk mengambil alih mayoritas saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) atau Emiten BLUE. Aksi ini membuka peluang terjadinya perubahan pengendali di tubuh emiten tersebut.
Teken CSPA, 334,4 Juta Saham Siap Berpindah
PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) mengumumkan perkembangan penting terkait rencana perubahan pengendalian perusahaan. Melalui keterbukaan informasi tertanggal 19 Februari 2026, manajemen mengonfirmasi telah ditandatanganinya Perjanjian Jual Beli Bersyarat atau Conditional Share Purchase Agreement (CSPA).
Perjanjian tersebut diteken pada 18 Februari 2026 antara para pemegang saham lama dengan Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited sebagai calon pengendali baru.
Dalam transaksi itu, Dragonmine Mining akan membeli sebanyak 334.400.000 lembar saham BLUE. Jumlah tersebut setara dengan kurang lebih 80% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
Artinya, jika seluruh persyaratan dalam CSPA terpenuhi dan transaksi dinyatakan efektif, maka kepemilikan mayoritas saham akan berpindah tangan. Dengan porsi 80%, Dragonmine Mining berpotensi menjadi pemegang kendali atas arah kebijakan strategis perusahaan ke depan.
Saham-saham tersebut dibeli dari sejumlah pihak, yakni Herman Tansri, Siek Agung Guntoro, Fajar Tasrif, Rudy Tasrif, serta PT Cetak Biru Kapital.
Profil Singkat dan Produk PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE)
PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) merupakan emiten yang dikenal dengan merek Blueprint, yang bergerak di bidang produksi dan distribusi perlengkapan pencetakan (imaging supplies), alat tulis, serta perangkat sistem kasir dan toko online.
Perseroan memasarkan berbagai produk yang menyasar kebutuhan ritel, UMKM, hingga pelaku usaha percetakan dan industri kreatif.
Beberapa lini produk utama BLUE antara lain:
-
Tinta dan Tinta Refill: tinta isi ulang, tinta cartridge, tinta art paper, hingga tinta sublim untuk kebutuhan cetak foto dan dokumen.
-
Kertas Thermal: kertas untuk mesin EDC, mesin kasir (POS), serta berbagai jenis kertas thermal lainnya.
-
Printer & Mesin: printer label, printer POS, printer termal (A300, B250, M80, M58), serta printer tekstil untuk mendukung sektor UMKM dan fashion.
-
Perlengkapan Pendukung: alat tulis dan aksesoris percetakan lainnya.
Selain perangkat keras (hardware), BLUE juga menyediakan perangkat lunak sistem kasir (POS software) untuk manajemen retail dan restoran, sehingga model bisnisnya terintegrasi antara produk fisik dan solusi sistem.
Baca Juga : WIFI Luncurkan 5G FWA 1,4 GHz Pertama di Dunia lewat IRA Internet Rakyat
Wajib Tender Offer Jika Efektif
Aksi pengambilalihan ini juga membawa konsekuensi regulasi. Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, setiap pihak yang menjadi pengendali baru wajib melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Tender Offer).
Tender Offer wajib dilakukan apabila transaksi telah efektif dan secara resmi mengakibatkan perubahan pengendalian. Skema ini bertujuan memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik untuk menjual sahamnya kepada pengendali baru dengan ketentuan yang diatur regulator.
Manajemen BLUE menegaskan bahwa proses ini masih dalam tahap pemenuhan persyaratan.
“Penyelesaian rencana pengambilalihan ini masih tunduk pada pemenuhan persyaratan dan kondisi sebagaimana diatur dalam CSPA serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,”
tulis Direktur Utama PT Berkah Prima Perkasa Tbk, Herman Tansri, dalam keterangan resminya.
Dengan kata lain, meski perjanjian telah diteken, transaksi belum sepenuhnya final. Efektivitas pengambilalihan tetap bergantung pada terpenuhinya seluruh syarat dalam perjanjian serta regulasi yang berlaku.
Siap-Siap Perubahan Arah Strategi?
Masuknya investor asal Hong Kong ini menjadi sinyal potensi perubahan struktur kepemilikan dan strategi bisnis BLUE ke depan. Pergantian pengendali umumnya diikuti penyesuaian arah ekspansi, manajemen, hingga struktur permodalan.
Namun hingga saat ini, belum ada rincian lebih lanjut terkait rencana strategis Dragonmine Mining terhadap BLUE setelah proses akuisisi rampung.
Pelaku pasar kini menanti kepastian efektivitas transaksi sekaligus kejelasan langkah korporasi berikutnya, termasuk pelaksanaan Tender Offer apabila perubahan pengendalian resmi terjadi.
Disclaimer
Informasi ini disampaikan berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan kepada publik. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
Sumber Data
Keterbukaan Informasi PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) tanggal 19 Februari 2026.
IQ Plus

0Komentar