10 cara mencari saham murah dan cocok untuk pemula





Saham adalah salah satu cara yang populer untuk berinvestasi. Namun, bagi pemula, membeli saham mungkin terasa menakutkan dan rumit. Oleh karena itu, banyak orang mencari saham yang mudah dipahami dan terjangkau harganya. Berikut adalah beberapa tips tentang cara mencari saham untuk pemula dan murah:

 

1. Mulailah dengan membeli saham perusahaan yang sudah terkenal. Perusahaan-perusahaan ini biasanya memiliki reputasi yang baik dan kinerja keuangan yang stabil, sehingga lebih aman untuk diinvestasikan.

 

2. Cari saham yang memiliki harga yang relatif murah. Ada beberapa cara untuk menentukan apakah saham tersebut murah atau tidak, salah satunya adalah dengan mengecek rasio harga terhadap laba (Price-to-Earnings Ratio atau P/E Ratio). Rasio P/E yang rendah menunjukkan bahwa saham tersebut mungkin dihargai murah oleh pasar.

Kalo kamu bingung mengenai Price Earning Ratio kamu bisa baca artikel tentang INDIKATOR FUNDAMENTAL SAHAM PRICE EARNING RATIO.

Kami sudah menulis lengkap beserta contohnya.

 

3. Beli saham perusahaan yang memiliki prospek keuangan yang baik. Kamu dapat mengecek laporan keuangan perusahaan untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut memiliki pertumbuhan laba yang positif dan arus kas yang kuat.

 

4. Beli saham perusahaan yang memiliki dividen yang tinggi. Dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham. Perusahaan yang membayar dividen yang tinggi biasanya dianggap lebih stabil dan dapat diKamulkan oleh investor.

 

5. Beli saham melalui reksadana. Reksadana adalah produk investasi yang mengumpulkan dana dari banyak investor dan mengelolanya dalam portofolio saham atau obligasi. Dengan membeli reksadana, Kamu dapat membeli saham banyak perusahaan dengan harga yang relatif murah.

 

6. Gunakan aplikasi atau platform trading online untuk membeli saham. Aplikasi atau platform trading online dapat memudahkan Kamu untuk membeli saham dengan mudah dan cepat. Pastikan untuk memilih aplikasi atau platform yang terpercaya dan memiliki biaya transaksi yang rendah.

 

7. Ikuti saran dari ahli keuangan atau broker yang terpercaya. Ahli keuangan atau broker yang terpercaya dapat memberikan saran yang bermanfaat tentang saham yang layak dibeli untuk pemula. Namun, pastikan untuk tidak terlalu bergantungpada saran tersebut dan terus mempelajari tentang pasar saham agar dapat membuat keputusan investasi yang tepat.

 

8. Jangan terlalu banyak membeli saham dari satu perusahaan. Walaupun Kamu menemukan saham perusahaan yang menarik, jangan terlalu banyak membeli saham dari satu perusahaan saja. Ini disebut dengan diversifikasi, yaitu menyebar risiko investasi dengan membeli saham dari beberapa perusahaan yang berbeda.

 

9. Pelajari tentang saham yang akan Kamu beli. Sebelum membeli saham, pelajari terlebih dahulu tentang perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Baca laporan keuangan perusahaan, lihat prospek keuangan di masa depan, dan cari tahu apa yang membuat perusahaan tersebut unggul dibandingkan perusahaan lainnya.

 

10. Jangan terlalu serakah. Ketika membeli saham, jangan terlalu serakah dan terus-menerus mencari saham dengan harga yang lebih murah. Ini bisa menyebabkan Kamu terjebak dalam saham yang tidak layak untuk diinvestasikan. Selalu ingat bahwa investasi saham memiliki risiko yang tinggi, dan tidak ada jaminan bahwa Kamu akan mendapatkan keuntungan dari investasi tersebut.

 

Dengan memperhatikan tips-tips di atas, Kamu dapat memulai investasi saham dengan lebih aman dan terarah. Ingatlah untuk terus belajar dan mengevaluasi investasi Kamu secara berkala agar dapat membuat keputusan investasi yang tepat.

 

Oleh : Zaenal Mustopa S.E