IHSG longsor di detik-detik penutupan perdagangan Bursa Selasa, 24 Februari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah 114,42 poin atau 1,36% ke level 8.281,66, setelah sempat bergerak variatif sepanjang hari.
IHSG dibuka di 8.428,05, sempat menyentuh level tertinggi 8.437,09, lalu berbalik arah dan tertekan hingga penutupan. Sebagai pembanding, posisi penutupan sebelumnya berada di 8.396,08.
Total nilai transaksi mencapai Rp22.916,4 miliar dengan volume 515,46 juta lot, menandakan tekanan jual terjadi dalam aktivitas pasar yang cukup aktif, bukan sekadar penurunan tipis di volume kecil.
| Gambar Grafik IHSG di Sesi Penutupan Market |
Tekanan Jual Meningkat Jelang Closing
Secara intraday, IHSG relatif stabil di kisaran 8.350–8.400 pada sesi pertama hingga awal sesi kedua. Namun sekitar satu jam terakhir perdagangan, aksi jual meningkat tajam dan menyeret indeks turun cepat hingga ke area 8.280-an.
Penurunan 1,36% dalam sehari tergolong signifikan, terutama karena terjadi mendekati akhir sesi — momentum yang biasanya sensitif terhadap sentimen dan aksi institusi.
Efek ke Saham-Saham Spekulatif: SOCI Ambruk 10,74%
Pelemahan IHSG turut menyeret sejumlah saham berisiko tinggi. Salah satunya adalah PT Soechi Lines Tbk (SOCI) yang terkoreksi tajam.
Berdasarkan data perdagangan hari ini:
-
Harga penutupan: 665
-
Perubahan: -80 poin (-10,74%)
-
Harga pembukaan: 745
-
Previous (hari sebelumnya): 745
-
Volume Perdagangan: 134,46 juta saham
-
Rata-rata volume: 87,41 juta saham
-
Nilai transaksi: Rp97 miliar
-
Frekuensi: 20.965 kali
Tekanan Jual Konsisten Sepanjang Sesi
SOCI dibuka di 745, sama dengan harga penutupan sebelumnya. Sempat melonjak ke 780, namun setelah itu tekanan jual muncul dan harga terus melemah hingga menyentuh 660, hanya sedikit di atas batas bawah ARB 635.
Penutupan di 665 menunjukkan saham ini turun lebih dari 10% dalam sehari. Secara teknikal, penurunan dari high 780 ke low 660 berarti terjadi koreksi 120 poin intraday, atau sekitar 15,38% dari titik tertinggi hari ini — sebuah volatilitas yang tinggi.
Volume perdagangan 134,46 juta saham juga lebih besar dibanding rata-rata 87,41 juta saham, artinya tekanan jual hari ini berada di atas aktivitas normal.
Korelasi dengan Pelemahan IHSG
Saat IHSG melemah tajam di akhir sesi, saham-saham dengan volatilitas tinggi seperti SOCI cenderung mengalami tekanan lebih besar. Ini karena:
-
Likuiditas cepat keluar dari saham spekulatif saat risiko pasar meningkat.
-
Trader jangka pendek cenderung melakukan cut loss agresif.
-
Sentimen negatif indeks mempercepat panic selling.
Dengan posisi penutupan di 665 dan mendekati area low harian 660, SOCI kini berada di fase krusial. Jika tekanan berlanjut dan menembus area 660, pasar akan menguji kekuatan demand berikutnya di dekat batas ARB 635.
Baca Juga : SOCI Bentuk Eternity Ocean Maritime, Begini Prospeknya
Pasar Masuk Fase Waspada?
Koreksi IHSG 1,36% mungkin terlihat moderat, namun dampaknya terasa signifikan pada saham-saham berisiko tinggi seperti SOCI yang anjlok dua digit.
Investor kini mencermati apakah:
-
Ini sekadar aksi ambil untung jangka pendek, atau
-
Awal dari fase konsolidasi lebih dalam di pasar.
Pergerakan besok akan menjadi kunci, terutama apakah IHSG mampu kembali ke atas 8.300 dan apakah saham-saham seperti SOCI menunjukkan tanda rebound teknikal atau justru melanjutkan pelemahan.
Disclaimer: Informasi ini bersifat edukatif dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor.

0Komentar