Saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah sempat bergerak dalam fase konsolidasi cukup panjang. Secara teknikal, pergerakan terbaru mengindikasikan adanya potensi lanjutan penguatan — dengan catatan kunci: mampu menembus area resistance 1.590.
Bagi trader jangka pendek, ini menjadi area krusial yang layak diperhatikan.
Rebound dari MA200: Sinyal Awal Perubahan Tren?
Salah satu poin penting dari pergerakan TAPG saat ini adalah keberhasilannya rebound dari garis MA200 (Moving Average 200).
MA200 sering dianggap sebagai:
-
Garis tren jangka menengah-panjang
-
Area dynamic support/resistance kuat
-
Indikator psikologis pelaku pasar besar
Dalam grafik terlihat bahwa:
-
Harga sempat menyentuh dan bertahan di atas MA200
-
Terjadi pantulan (rebound) dengan candle hijau yang relatif solid
-
Penguatan disertai peningkatan volume transaksi
Kombinasi rebound + volume naik ini biasanya menjadi indikasi adanya akumulasi atau minat beli yang meningkat.
Namun, ini masih tahap awal. Konfirmasi berikutnya ada di resistance 1.590.
Area Konsolidasi dan Resistance 1.590
Selama beberapa waktu terakhir, TAPG bergerak dalam area sideways cukup lebar dengan batas bawah di sekitar 1.430 dan batas atas di sekitar 1.590.
Zona 1.590 menjadi:
-
Resistance terdekat
-
Area supply sebelumnya
-
Batas atas konsolidasi
Selama harga masih berada di bawah 1.590, pergerakan masih tergolong sideways dalam range.
Tetapi jika mampu break dan close di atas 1.590 dengan volume kuat, maka skenario lanjutan penguatan menjadi terbuka.
Target Potensi Kenaikan: 1.630 – 1.685
Jika breakout terjadi, maka potensi target terdekat berada di:
-
R1: 1.630
-
R2: 1.685
Area 1.630 adalah resistance minor terdekat setelah breakout, biasanya menjadi area uji pertama apakah buyer benar-benar dominan.
Sementara 1.685 merupakan resistance lanjutan yang menjadi target teknikal berikutnya berdasarkan area supply sebelumnya.
Secara risk-reward, jika entry dilakukan dekat 1.590 dan target menuju 1.685, maka upside potensial cukup menarik untuk strategi jangka pendek.
Strategi Trading: Day Trade Setup
Berikut skema trading yang bisa diperhatikan:
Strategy: Day Trade
-
✅ Buy on Break > 1.590
-
🎯 R1: 1.630
-
🎯 R2: 1.685
-
🛑 Stop Loss: < 1.550
Kenapa stop loss di bawah 1.550?
Karena:
-
Area 1.550 menjadi support minor terbaru
-
Jika harga kembali turun di bawah level tersebut setelah breakout, maka ada risiko false breakout
-
Disiplin stop loss penting untuk menjaga modal
Dalam trading jangka pendek, manajemen risiko jauh lebih penting daripada sekadar mencari profit.
Konfirmasi Volume: Faktor Penting
Breakout tanpa volume sering kali menjadi jebakan.
Yang perlu diperhatikan saat harga menembus 1.590:
-
Apakah volume di atas rata-rata 5–20 hari terakhir?
-
Apakah candle breakout solid (bukan doji tipis)?
-
Apakah tidak langsung ditarik turun (rejection keras)?
Jika breakout didukung lonjakan volume signifikan, maka probabilitas menuju 1.630 dan 1.685 menjadi lebih besar.
Skenario Alternatif: Jika Gagal Break?
Trader juga harus menyiapkan skenario sebaliknya.
Jika:
-
Harga gagal menembus 1.590
-
Muncul rejection panjang di atas
-
Volume melemah
Maka besar kemungkinan TAPG kembali bergerak dalam area sideways 1.430 – 1.590.
Dalam kondisi ini, strategi agresif buy on break sebaiknya ditunda sampai ada konfirmasi ulang.
Kesimpulan: Momentum Mulai Terbangun, Tunggu Konfirmasi
Secara teknikal, TAPG menunjukkan perkembangan positif:
✔ Rebound dari MA200
✔ Penguatan disertai peningkatan volume
✔ Struktur harga mulai menguji resistance atas
Namun, kunci utama tetap di 1.590.
Selama belum ada breakout valid, pergerakan masih dalam fase konsolidasi. Tetapi jika tembus dengan volume kuat, peluang menuju 1.630 hingga 1.685 terbuka dalam jangka pendek.
Bagi trader dengan gaya day trade atau short term, skema buy on break di atas 1.590 dengan stop loss ketat di bawah 1.550 bisa menjadi pilihan yang terukur.
⚠️ Disclaimer
Analisa ini bersifat edukatif dan bukan ajakan membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Selalu lakukan riset tambahan dan sesuaikan dengan profil risiko pribadi. Pasar saham memiliki risiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian modal.

0Komentar