pasar saham setelah pemilu 2024

Insight Pasar Saham, Pemilu 2024 telah berlalu, kini tinggal masa tegang perhitungan oleh KPU. Market atau dunia Saham pun ikut merespon tentang apa yang terjadi. Sebelum pemilu berlangsung market saham seperti wait and see. Namun kini terjawab sudah, pasar merespon atas hal tersebut.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu pahami dan ambil peluang atas kejadian tersebut, simak detailnya 

1. IHSG Menguat Selama Pemilu 2024

Pada periode 12 hingga 16 Februari 2024, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat enam fakta perdagangan yang patut dicermati. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kenaikan sebesar 1,39% selama empat hari aktif, terutama dipengaruhi oleh proses pencoblosan Pemilu 2024 pada tanggal 14 Februari.


2. Peningkatan Signifikan dalam Transaksi Harian

Selain itu, BEI mencatat peningkatan yang cukup besar dalam rata-rata nilai transaksi harian, mencapai Rp13,82 triliun. Perubahan ini mencerminkan aktivitas perdagangan yang meningkat secara substansial.


3. Pencatatan Saham dan Surat Utang Baru

Dalam sepekan tersebut, enam saham, dua waran, dan satu obligasi baru tercatat di BEI. Beberapa di antaranya adalah PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP), PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE), PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN), dan PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK). Sementara itu, terdapat pencatatan Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2024 yang diterbitkan oleh PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan nilai emisi mencapai Rp1,5 triliun dan peringkat idAA-.


4. Fakta-Fakta Perdagangan Pekan Ini

Berikut adalah enam fakta perdagangan yang dikumpulkan BEI selama sepekan ini:


a. IHSG Melesat ke Level Baru

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan signifikan sebesar 1,39%, ditutup di level 7.335,545 dari 7.235,152 pada penutupan pekan sebelumnya.


b. Peningkatan Rata-Rata Nilai Transaksi Harian (RNTH)

Rata-rata nilai transaksi harian saham melonjak sebesar 37,79%, mencapai Rp13,82 triliun dari Rp10,03 triliun pada pekan sebelumnya.


c. Kenaikan Rata-Rata Frekuensi Harian

Rata-rata frekuensi transaksi harian saham juga meningkat sebesar 25,37%, menjadi 1.294.615 kali transaksi dari 1.032.639 kali transaksi pada pekan sebelumnya.


d. Penurunan Volume Transaksi Harian

Berbeda dari tren umum, volume transaksi harian saham mengalami penurunan sebesar 16,22%, menjadi 17,72 miliar saham, dari 21,15 miliar saham.


e. Peningkatan Kapitalisasi Pasar

Semakin banyaknya saham yang tercatat turut meningkatkan kapitalisasi pasar sebesar 1,06%, mencapai Rp11.603,01 triliun dari Rp11.481,43 triliun pada pekan sebelumnya.


f. Aktivitas Investor Asing

Selama empat hari perdagangan, investor asing mencatat nilai transaksi bersih sebesar Rp7,67 triliun. Ini menambah akumulasi net-buy mereka sebanyak Rp20,05 triliun sepanjang tahun 2024.


Dengan demikian, pergerakan dan fakta-fakta terkini di Bursa Efek Indonesia memberikan gambaran yang jelas tentang dinamika pasar saham yang terus berkembang.