Abadi Kreasi tambah kepemilikan saham INET pada 24 Februari 2026 dengan membeli 122,84 juta saham di harga Rp410 per saham. Transaksi ini membuat porsi saham pengendali di PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) naik menjadi 59,10%.
PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara resmi menambah kepemilikan sahamnya di PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET). Aksi korporasi tersebut dilakukan pada 24 Februari 2026.
Manajemen INET dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2), mengungkapkan bahwa Abadi Kreasi membeli sebanyak 122.842.466 lembar saham INET di harga Rp410 per saham.
Jika dihitung, nilai transaksi ini mencapai sekitar Rp50,36 miliar (122.842.466 saham x Rp410). Angka ini memperlihatkan langkah akumulasi yang tidak kecil, terutama karena dilakukan langsung oleh pemegang saham pengendali.
“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk menambah kepemilikan saham INET dengan kepemilikan saham langsung,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Abadi Kreasi dalam menjaga dan memperkuat kontrol terhadap arah bisnis INET.
Kepemilikan Naik Jadi 59,10%
Pasca transaksi, kepemilikan PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara di INET meningkat menjadi 13,2 miliar lembar saham atau setara dengan 59,10%.
Sebelumnya, Abadi Kreasi menggenggam 13,1 miliar lembar saham atau sekitar 58,55%. Artinya terdapat kenaikan sekitar 122,84 juta lembar saham atau tambahan 0,55% secara persentase.
Secara struktur kepemilikan, posisi di atas 50% memastikan status sebagai pemegang saham pengendali tetap solid. Tambahan 0,55% memang terlihat tipis secara persentase, namun dalam jumlah lembar saham dan nilai nominal, angkanya mencapai puluhan miliar rupiah.
Sinyal Optimisme di Tengah Ekspansi
Aksi penambahan saham oleh pemegang saham mayoritas kerap dibaca sebagai sinyal kepercayaan terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
Langkah ini terjadi di tengah agenda ekspansi INET yang agresif, termasuk penguatan jaringan fiber optic dan infrastruktur digital. Sebelumnya, INET juga menjadi sorotan pasar lewat aksi korporasi besar seperti Right Issue INET senilai Rp3,2 triliun untuk mendukung ekspansi fiber dan kabel laut.
Ekspansi tersebut juga telah dibahas dalam laporan mendalam terkait INET Perluas Infrastruktur, yang menjelaskan strategi perusahaan memperkuat fondasi jaringan digital nasional.
Dengan latar belakang itu, tambahan kepemilikan oleh pengendali dinilai selaras dengan arah pertumbuhan perusahaan.
Profil Singkat INET dan Produk Andalannya
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan layanan internet dan infrastruktur telekomunikasi berbasis serat optik.
Fokus utama bisnisnya meliputi layanan broadband internet, konektivitas data, serta penyediaan jaringan fiber optic untuk segmen korporasi maupun ritel. Produk andalan INET adalah layanan internet berbasis fiber optic dengan jaringan yang terus diperluas ke berbagai wilayah.
Seiring meningkatnya kebutuhan data, transformasi digital, serta pertumbuhan industri berbasis cloud dan konektivitas, model bisnis INET berada di sektor yang secara struktural memiliki permintaan jangka panjang.
Dengan dukungan pemegang saham pengendali yang kini menggenggam 59,10% saham, INET memiliki stabilitas kepemilikan untuk mengeksekusi strategi ekspansi berikutnya.
Baca Juga : Memahami Laporan Keuangan SOCI 2025, Kenapa Laba Anjlok
Disclaimer
Berita ini disusun berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi beli atau jual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai profil risiko masing-masing.
Sumber Data
Keterbukaan informasi PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), 26 Februari 2026.

0Komentar