Penjualan AISA Tembus Rp1,96 T di 2025, Laba Bersih Naik Jadi Rp89 M

Penjualan AISA Tembus Rp1,96 Triliun hingga Desember 2025. PT FKS Sejahtera Food Tbk (AISA) mencatat penjualan neto Rp1,96 triliun hingga 31 Desember 2025. Angka ini naik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,92 triliun.


Profil Singkat AISA dan Produk

Sebagai emiten di sektor makanan dan konsumen, PT FKS Sejahtera Food Tbk dikenal fokus pada bisnis produk pangan olahan. Perseroan memproduksi dan memasarkan berbagai kebutuhan makanan pokok yang dekat dengan konsumsi rumah tangga.

Produk yang menjadi andalan AISA terutama berada di segmen beras dan makanan berbasis pangan sehari-hari, sehingga kinerja perusahaan sangat dipengaruhi oleh permintaan konsumsi domestik.

Produk dan Merek Andalan AISA

Perusahaan memproduksi berbagai produk makanan pokok dan cemilan yang beredar luas di pasar Indonesia, antara lain:

  • Cap Ayam Dua Telor – mie kering merk populer.

  • Superior – mie kering yang dikenal kuat dan banyak dipakai.

  • Bihunku – merk bihun kering.

  • Taro – keripik/snack ekstrusi.

  • Gulas – permen.

  • Mie Kremezz – mie instan atau mie siap saji.

  • Produk lain termasuk merk Filtra, Kurma, Spider, Tanam Jagung, Panen Jagung, Bravo, Pio, dan Growie (biskuit).


Penjualan Naik, Beban Pokok Turun

Dalam laporan keuangan yang dirilis Kamis, perusahaan menyebutkan beban pokok penjualan turun menjadi Rp1,19 triliun, dari sebelumnya Rp1,21 triliun.

Penurunan beban ini turut mendorong kenaikan laba bruto menjadi Rp762,86 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp707,69 miliar.


Laba Usaha dan Laba Sebelum Pajak Turun

Meski laba bruto meningkat, laba usaha justru mengalami penurunan menjadi Rp131,55 miliar, dari Rp134,24 miliar pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba sebelum pajak turun menjadi Rp108,87 miliar, dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp111,76 miliar.


Laba Bersih Atribusi Induk Naik

Di sisi lain, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp89,13 miliar, dari sebelumnya Rp69,47 miliar.


Liabilitas dan Aset Sama-Sama Meningkat

Dari sisi neraca, total liabilitas perusahaan meningkat menjadi Rp945,86 miliar hingga akhir Desember 2025, naik dari Rp918,03 miliar pada akhir Desember 2024.

Adapun total aset tercatat mencapai Rp2,09 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,96 triliun.

Disclaimer
Artikel ini disusun berdasarkan informasi laporan keuangan yang dipublikasikan dan bertujuan sebagai informasi, bukan rekomendasi investasi. Investor disarankan melakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan.
Sumber data
Laporan keuangan PT FKS Sejahtera Food Tbk (AISA) per 31 Desember 2025, publikasi IQPlus (19 Februari 2026).