Sugiman Layanto menambah kepemilikan saham WINS setelah membeli 984.900 lembar saham PT Wintermar Offshore Marine Tbk. pada 7 Juli 2026. Informasi tersebut disampaikan manajemen perseroan melalui keterbukaan informasi pada Kamis (9/7).
Berdasarkan keterangan tertulis perusahaan, Sugiman Layanto yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Wintermar Offshore Marine Tbk. membeli saham WINS di harga Rp530 per lembar. Tujuan transaksi tersebut adalah investasi dengan kepemilikan saham secara langsung.
Nilai transaksi dilakukan atas pembelian sebanyak 984.900 lembar saham. Informasi ini disampaikan manajemen WINS dalam laporan keterbukaan informasi kepada publik.
Sugiman Layanto Tambah Kepemilikan Saham WINS
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Sugiman Layanto meningkat menjadi 357.121.331 lembar saham atau setara 7,873% dari total saham perseroan. Sebelumnya, ia tercatat memiliki 356.136.431 lembar saham.
Dalam keterbukaan informasi, perusahaan menjelaskan bahwa transaksi dilakukan dengan tujuan investasi dan kepemilikan saham secara langsung. Tidak terdapat keterangan mengenai tujuan lain di luar investasi.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investment dengan kepemilikan saham langsung," tulis manajemen WINS dalam keterbukaan informasi.
Baca Juga : IPO BACH dibekingi Djarum GRUP, Bagaimana Potensi kedepannya?
Transaksi Dilaporkan Melalui Keterbukaan Informasi
Manajemen PT Wintermar Offshore Marine Tbk. menyampaikan informasi transaksi tersebut melalui keterbukaan informasi tertanggal 9 Juli 2026. Laporan tersebut memuat jumlah saham yang dibeli, harga transaksi, tujuan pembelian, serta perubahan kepemilikan saham setelah transaksi selesai dilakukan.
Penyampaian perubahan kepemilikan saham oleh direksi merupakan bagian dari kewajiban keterbukaan informasi emiten kepada investor dan publik sesuai ketentuan yang berlaku di pasar modal Indonesia.
Dampak bagi Investor Saham WINS
Penambahan kepemilikan saham oleh jajaran direksi menjadi salah satu informasi yang kerap diperhatikan pelaku pasar karena mencerminkan perubahan kepemilikan oleh pihak internal perusahaan. Namun, keterbukaan informasi ini tidak menyebutkan adanya aksi korporasi lain maupun perubahan kebijakan perusahaan yang berkaitan dengan transaksi tersebut.
Hingga berita ini ditulis, perseroan belum menyampaikan informasi tambahan terkait rencana transaksi lanjutan maupun perubahan kepemilikan lainnya. Informasi yang tersedia masih mengacu pada keterbukaan informasi yang dipublikasikan perusahaan pada 9 Juli 2026.

0Komentar